Jumat, 24 Juli 2009

BS 1 - Financial Status Report (Bag I)


Budget Schedule (BS) 1 terutama berisi tentang perhitungan anggaran pembagian produksi antara negara dengan kontraktor production sharing (KPS) selama periode setahun. Pembagian produksi migas diantara keduanya mengikuti porsi yang telah disepakati dalam Production Sharing Contract (PSC), misalnya 85% : 15% untuk minyak dan 60% : 40% untuk gas, bersih setelah pajak (net after tax). Arti dari pembagian porsi diatas adalah: 85% hasil produksi minyak dan atau 60% produksi gas adalah untuk negara. Sisanya, yakni: 15% hasil produksi minyak dan atau 40% hasil produksi gas adalah untuk KPS.

Lifting
Untuk menghitung anggaran pembagian produksi, pertama-tama dicari dulu anggaran lifting (pengantaran hasil migas ke point of sales) selama setahun. Anggaran lifting untuk minyak disajikan dalam satuan barel (bbl), sedangkan untuk gas dalam satuan mmcf (million cubic feet). Selain dalam satuan tersebut, anggaran lifting juga dicantumkan dalam harga dollar, yang merupakan hasil perkalian antara volume lifting migas dengan harga minyak sesuai ICP (Indonesian Crude Price), atau harga gas sesuai Perjanjian Penjualan Gas (PPG)/Gas Sales Agreement (GSA).

Hasil lifting ini disebut juga sebagai penghasilan kotor (gross revenue) karena belum dipotong biaya. Sebagaimana menghitung keuntungan, faktor biaya juga harus diperhitungkan sebagai pengurang lifting dalam menghitung pembagian produksi. Jika lifting melebihi biaya, maka selisihnya merupakan porsi keuntungan produksi migas yang dapat dibagikan kepada negara dan KPS. Sebaliknya, jika lifting lebih kecil daripada biaya, maka tidak ada porsi produksi migas yang dapat dibagikan. Dengan kata lain, prioritas penggunaan lifting digunakan terlebih dahulu untuk menutupi seluruh biaya. Baru setelah itu, kelebihannya dapat dibagikan sebagai keuntungan.

FTP (First Tranche Petroleum)
Di sisi lain, negara ingin segera mendapatkan bagian produksi migas tanpa harus menunggu sampai KPS untung. Padahal waktu yang diperlukan oleh KPS untuk mencapai keuntungan adalah tidak sebentar. Hal ini dikarenakan biaya yang harus ditutup oleh angka lifting adalah meliputi biaya yang terjadi pada tahun berjalan maupun tahun-tahun sebelumnya yang merupakan sunk cost (biaya yang sudah terjadi sebagai konsekuensi dari kegiatan usaha).

Untuk mengatasi hal ini, negara memasukkan unsur First Tranche Petroleum (FTP) kedalam PSC. FTP merupakan jaminan bagi negara (dan KPS) untuk segera memperoleh bagi hasil produksi migas, sebagai keuntungan yang diterima dimuka, meskipun dalam kenyataannya KPS belum mampu meraih keuntungan. FTP dinyatakan dalam prosentase tertentu dari nilai lifting. Sebagai contoh, FTP 20% berarti sejumlah 20% dari nilai lifting dalam suatu periode dapat langsung dibagikan kepada negara (dan KPS) sebagai keuntungan dimuka, tanpa mempertimbangkan apakah KPS telah meraih tingkat keuntungan. Jadi, meskipun angka lifting lebih rendah daripada biaya yang harus dibebankan dalam suatu periode, negara dan KPS tetap mendapatkan porsi bagian produksi terlebih dahulu.
Berikut adalah petikan contoh pasal tentang besaran besaran FTP dalam kontrak PSC

(Bersambung...)

10 komentar:

Pakolo mengatakan...

Dear Pak Viet Rochman Mudiarto,

Boleh saya dikirimkan literatur mengenai PSC accounting berupa softcopy (ebook,word, excell dll)?Saya ingin mendalaminya lebih lanjut.
Thanks Pak

Pandi Pakolo
pakolo02@yahoo.com

Akuntansi PSC mengatakan...

Pak Pandi Pakolo,
sudah saya kirim ebook untuk fundamental PSC Accounting, silakan dikhatamkan dan semoga bermanfaat

husni mengatakan...

pak, perkenalkan, saya Husni smester 8 di Univ Braw. saya berencana membhas mengenai akuntansi perminyakan ( pengendalian BP Migas terhadap besaran cost recovery yang diklaim oleh KKKS). apakah Bapak menyimpan file2 terkait bahasan tersebut? kalo file2 lain seputar akuntansi perminyakan jga boleh dikirim pak, he5. terima ksh. almt emai: m.hoesnie@yahoo.co.id

Agung Supriyanto mengatakan...

Dear Pak Viet
bolehkah saya dikirimkan juga ebook, ada file mengenai PSC acounting, sebab saya ingin mempelajari lebih lanjut

salam,
Agung,

agung.gsc@gmail.com

Annisa Fauziah mengatakan...

Dear Pak Viet R. Mudiarto,

boleh saya minta ebook untuk PSC Accounting nya? saat ini saya ingin belajar lebih banyak mengenai akuntansi perminyakan.

Email: annisa.fauziah@gmail.com

Terima Kasih,
Regards

JanuarESA mengatakan...

Pak Viet,

Numpang belajar ya, disuruh ngisi BS-14 nih, blom nyampe ilmunya....

resti mengatakan...

Pak Viet,

thesis saya berkaitan dengan pajak di industri migas Indonesia. tentunya mekanisme perpajakan PSC perlu saya dalami dl. Kalau tidak merepotkan, bisa minta softcopy ttg PSC accounting ga yah?

makasie sebelumnya,
restikafebriana@hotmail.com

Anonim mengatakan...

Dear Pak Viet,

saya ingin belajar lebih lanjut mengenai PSC Accounting. Boleh saya minta dikirimkan file2 terkait hal tersebut.
email : virnanda.seffy@yahoo.com

terima kasih,

V T Seffy

Aksesoris Lucu mengatakan...

Dear Pak Viet,

Saya ingin minta tolong juga dikirimkan e book mengenai Accounting PSC, untuk belajar lebih dalam, boleh di email ke

weny_roesli@yahoo.com

Thanks a lot, Pak

ferry mengatakan...

Pak Viet

saya baru saja gabung dgn salah satu KKKS, namun saya masih minim pengetahuan ttg PSC accounting.
Mohon bantuannya untuk dikirimkan literatur ttg PSC accounting. saya ingin mendalaminya.
Terima kasih.

ferry
ferry_akt@yahoo.com